Krisis moral yang melanda masyarakat modern ditandai dengan peningkatan perilaku menyimpang seperti korupsi, ketidakjujuran, kekerasan, dan penyalahgunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan agama Islam sebagai solusi dalam menghadapi krisis moral tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan formal dan non-formal, serta komunitas yang aktif menerapkan pendidikan agama Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam berperan penting dalam membentuk karakter moral yang kuat melalui penanaman nilai-nilai akhlak mulia seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesederhanaan. Pendidikan agama Islam yang diterapkan di sekolah, madrasah, serta lembaga non-formal seperti majelis taklim, terbukti efektif dalam memberikan panduan moral di tengah pengaruh negatif dari media sosial dan budaya modern. Namun, tantangan seperti kurangnya keterlibatan keluarga dan pengaruh kuat gaya hidup konsumtif memerlukan perhatian lebih untuk meningkatkan efektivitas pendidikan agama.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam adalah solusi yang relevan dan penting dalam menghadapi krisis moral masyarakat modern. Diperlukan kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat peran pendidikan agama dalam membentuk individu yang berakhlak mulia. Penggunaan teknologi dan pendekatan inovatif dalam pembelajaran agama juga diusulkan sebagai strategi untuk menjawab tantangan zaman
Copyrights © 2023