Jurnal Hortikultura
Vol 24, No 1 (2014): Maret 2014

Deteksi Mutan Kentang Hitam Hasil Radiasi Sinar γ Menggunakan Marka ISSR dan RAPD

Kusuma Dewi Sri Yulita (Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911)
Diyah Martanti (Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911)
Yuyu Suryasari Poerba (Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911)
Herlina Herlina (Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911)



Article Info

Publish Date
12 May 2016

Abstract

Umbi kentang hitam [Plectranthus rotundifolius (Poir.) Spreng.] merupakan salah satu sumber pangan alternatif bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun, rendahnya keragaman genetik kentang hitam menjadi kendala dalam perakitan varietas unggul. Pemuliaan tanaman dengan cara mutasi antara lain dengan iradiasi sinar γ diharapkan dapat meningkatkan keragaman genetik kentang hitam. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Januari - November 2010 di Laboratorium Genetika Tumbuhan, PusatPenelitian Biologi LIPI. Penelitian ini bertujuan mendeteksi mutan kentang hitam hasil radiasi sinar γ pada dosis 6, 25, dan 35 gray dengan menggunakan marka ISSR dan RAPD. Lima belas primer ISSR dan RAPD digunakan untuk mengamplifikasi genom DNA total. Di antara ke-15 primer tersebut, hanya empat primer yang menghasilkan pita-pita polimorfik untuk mendeteksi mutan hasil mutasi pada konsentrasi 25 gray yaitu (OPA 13, OPA 18, OPB 18, dan UBC 834) pada aksesi 1#10; 11.3#4; 11.3#5, dan 2.10#8 dan hanya tiga primer yang mampu mendeteksi mutan pada konsentrasi 35 gray (OPA 13, OPB 18, dan UBC 807) pada aksesi 4.10#2, 4.10#1, 4.10#4, 4.10#3, 4.10#5, dan 33d.1#3. Hal ini menunjukkan bahwa marka ISSR dan RAPD dapat digunakan untuk mendeteksi mutan pada kentang hitam.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...