Jurnal Hortikultura
Vol 25, No 1 (2015): Maret 2015

Teknologi Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan pada Budidaya Kentang Toleran Suhu Tinggi

Laksminiwati Prabaningrum (Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Jln. Tangkuban Parahu No. 517, Lembang, Bandung Barat 40391)
Tonny Koestoni Moekasan (Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Jln. Tangkuban Parahu No. 517, Lembang, Bandung Barat 40391)
Juniarti P Sahat (Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Jln. Tangkuban Parahu No. 517, Lembang, Bandung Barat 40391)



Article Info

Publish Date
13 Apr 2016

Abstract

Pengembangan kentang di dataran medium dihadapkan pada kendala serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Oleh karena itu diperlukan teknologi pengendalian untuk mengatasinya. Tujuan penelitian adalah untuk merakit teknologi pengendalian OPT yang dikombinasikan dengan penggunaan klon toleran suhu tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Cibulakan (600 m dpl.), Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dari bulan Juni sampai Oktober 2012. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan tiga ulangan. Macam perlakuan yang diuji adalah (A) teknologi pengendalian OPT (a1= rakitan teknologi PHT dan a2= rakitan teknologi konvensional) dan (B) klon/varietas kentang ( b1= MB 17, b2= CIP 394614.117, b3= CIP 392781.1, dan b4= Granola). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rakitan teknologi PHT mampu menekan serangan trips, tungau, kutudaun, kutukebul, dan ulat grayak hingga di bawah ambang pengendalian, kecuali penyakit layu bakteri. Dengan penerapan rakitan teknologi PHT penggunaan pestisida dapat ditekan sebesar 97–100%. Klon CIP 392781.1 lebih toleran terhadap penyakit layu bakteri dan hasil panennya lebih tinggi dibandingkan dengan klon CIP 394614.117. Selain itu kandungan bahan kering CIP 392781.1 cukup tinggi sebesar 18,22%. Klon CIP 392781.1 mempunyai harapan untuk dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan teknologi pengendalian penyakit layu bakteri dan teknologi untuk menurunkan suhu tanah agar hasilnya optimum.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...