Jurnal Hortikultura
Vol 24, No 3 (2014): September 2014

Seleksi Khamir Epifit Sebagai Agens Antagonis Penyakit Antraknosa Pada Cabai

Sri Hartati (Mahasiswa Program Studi Fitopatologi, Sekolah Pascasarjana IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Suryo Wiyono (Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Sri Hendrastuti Hidayat (Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Meity S Sinaga (Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)



Article Info

Publish Date
12 May 2016

Abstract

Antraknosa merupakan penyakit penting pada tanaman cabai yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi cukup besar. Khamir merupakan salah satu mikroba yang telah diketahui berpotensi sebagai agens antagonis pada berbagai produk pascapanen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat-isolat khamir epifit yang berpotensi sebagai agens antagonis penyakit antraknosa pada cabai. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikologi Tumbuhan dan Kebun Percobaan Institut Pertanian Bogor, dari bulan April sampai Desember 2013. Khamir epifit diisolasi dari daun dan buah cabai merah yang diperoleh dari pertanaman cabai di Rancabango dan Panjiwangi (Kabupaten Garut) dan Dramaga (Kabupaten Bogor). Patogen penyebab antraknosa yaitu Colletotrichum acutatum diisolasi dari buah cabai bergejala dari pertanaman cabai di Panjiwangi. Khamir hasil isolasi diuji patogenisitasnya pada benih dan buah cabai. Khamir nonpatogenik diseleksi potensi antagonismenya terhadapĀ  penyebab penyakit antraknosa. Diperoleh 43 isolat khamir epifit, semua isolat bersifat nonpatogenik berdasarkan hasil uji patogenisitas. Seleksi potensi antagonisme isolat khamir epifit menghasilkan 23 isolat yang berpotensi sebagai agens antagonis C. acutatum. Empat belas isolatĀ  khamir epifit menyebabkan penghambatan penyakit antraknosa lebih besar dibandingkan mankozeb.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...