Jurnal Hortikultura
Vol 23, No 4 (2013): Desember 2013

Respons Pertumbuhan Tanaman Jeruk Keprok Batu 55 pada Beberapa Interstock Melalui Metode Top Working

Agus Sugiyatno (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika)
Lilik Setyobudi (Program Pascasarjana, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya)
M D Maghfoer (Program Pascasarjana, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya)
Arry Supriyanto (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika)



Article Info

Publish Date
27 May 2016

Abstract

Pengembangan jeruk keprok berwarna kuning dapat dilakukan dengan menanam benih baru atau menerapkan metode top working yaitu metode mengganti suatu varietas tanaman yang ada dengan varietas baru sesuai selera konsumen. Metode top working dapat dilakukan pada batang bawah tanaman atau pada batang atas tanaman yang berfungsi sebagai batang antara atau interstock. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui respons pertumbuhan tanaman jeruk keprok Batu 55 pada beberapa interstock melalui metode top working. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Tlekung, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Batu, Jawa Timur (950 m dpl.), mulai Bulan April sampai Oktober 2012. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 10 perlakuan yaitu kombinasi antara interstock (pamelo, jeruk manis, jeruk siam, jeruk purut), dan kontrol (batang bawah Japansche Citroen) pada metode top working cara okulasi dan sambung kulit. Penelitian diulang sembilan kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan KB/P/JC-Ok (keprok Batu 55/interstock pamelo/Japansche Citroen-okulasi), KB/M/JC-SK (keprok Batu 55/interstock jeruk manis/Japansche Citroen-sambung kulit), dan KB/M/JC-Ok (keprok Batu 55/ interstock jeruk manis/Japansche Citroen-okulasi) menghasilkan persentase sambungan jadi 100%. Perlakuan KB/JC-Ok (keprok Batu 55/Japansche Citroen-okulasi) menghasilkan pecah tunas paling cepat, sedangkan perlakuan KB/S/JC-Ok (keprok Batu 55/ interstock jeruk siam/Japansche Citroen-okulasi) menghasilkan pertumbuhan terbaik pada pertambahan tinggi tunas dan jumlah daun. Kombinasi perlakuan interstock-top working mempunyai rasio C/N lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanaman jeruk muda (pembanding). Hasil penelitian ini untuk memberikan rekomendasi kepada petani tentang penggunaan interstock melalui metode top working pada tanaman jeruk keprok Batu 55.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...