Jurnal AgroBiogen
Vol 2, No 1 (2006): April

Nodulation and Growth of a Supernodulating Soybean Mutant SS2-2 Symbiotically Associated with Bradyrhizobium japonicum

Lestari, Puji (Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development, Jl. Tentara Pelajar No. 3A, Bogor 16111)
Van, Kyujung (Seoul National University, Seoul, 151-742, Korea)
Kim, Moon Young (Seoul National University, Seoul, 151-742, Korea)
Lee, Suk-Ha (Seoul National University, Seoul, 151-742, Korea)



Article Info

Publish Date
04 Aug 2006

Abstract

Mutan kedelai penghasil nodulsuper menunjukkan kelemahan dalam kontrol autoregulasi pada nodulasi dan perbedaan fenotip dibandingkan dengan tipe liarnya. Studi untuk mengevaluasi karakter pertumbuhan dan nodulasi dari kedelai penghasil nodulsuper dalam asosiasinya dengan Bradyrhizobium japonicum dilakukan dalam penelitian ini. Tiga genotip kedelai, yaitu mutan kedelai penghasil nodulsuper SS2-2, tipe liarnya Sinpaldalkong 2 dan kedelai kontrol Jangyeobkong diinokulasi dengan B. japonicum USDA 110, kemudian ditumbuhkan di rumah kaca dalam kondisi terkontrol. Karakter nodulasi, fiksasi nitrogen (Acetylene Reduction Activity/ARA), pertumbuhan tanaman, dan hasil biji ditentukan untuk mengevaluasi asosiasi simbiotik antara B. japonicum dan kedelai nodulsuper. Kedelai yang diinokulasi dengan B. japonicum menunjukkan peningkatan jumlah dan berat kering nodul serta berat kering total tanaman dibandingkan dengan tanpa inokulasi. Tanaman SS2-2 yang diinokulasi menunjukkan jumlah nodul sekitar 20 kali lipat lebih tinggi daripada tipe liarnya. Inokulasi B. japonicum ternyata juga meningkatkan fiksasi nitrogen seiring dengan perkembangan nodul. Tanaman S2-2 lebih pendek dan menghasilkan fiksasi nitrogen (ARA) lebih tinggi, tetapi spesifik ARA dan hasil biji lebih rendah dibandingkan dengan tipe liarnya. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap nodulasi dan pertumbuhannya, interaksi Rhizobium dan kedelai penghasil nodulsuper SS2-2 mempunyai respon asosiasi simbiotik lebih rendah dibandingkan kedelai penghasil nodul normal (kedelai yang tidak mendapat perlakuan mutasi).

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

JAB

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal AgroBiogen memuat artikel primer dan sekunder hasil penelitian bioteknologi dan sumberdaya genetik tanaman, serangga, dan mikroba pertanian. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan April, Agustus dan Oktober oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya ...