Jurnal Hortikultura
Vol 23, No 2 (2013): Juni 2013

Resistensi Plutella xylostella terhadap Insektisida yang Umum Digunakan oleh Petani Kubis di Sulawesi Selatan

Laksminiwati Prabaningrum (Balai Penelitian Tanaman Sayuran)
Tinny Suhartini Uhan (Balai Penelitian Tanaman Sayuran)
U Nurwahidah (Balai Penelitian Tanaman Sayuran)
Karmin Karmin (Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura)
A Hendra (Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura)



Article Info

Publish Date
20 May 2016

Abstract

Plutella xylostella merupakan hama utama tanaman kubis, yang merupakan serangga yang cepat resisten terhadap insektisida. Salah satu taktik dalam pengelolaan resistensi hama secara terpadu ialah pemantauan resistensi hama secara periodik dan berkesinambungan. Penelitian dilaksanakan sejak Bulan Februari hingga Agustus 2012 di Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui status resistensi P. xylostella terhadap insektisida yang umum digunakan di wilayah tersebut. Penelitian terdiri atas dua kegiatan, pertama ialah survai untuk mengetahui jenis insektisida yang umum digunakan oleh petani kubis di Kecamatan Anggeraja (590 m dpl.) dan Kecamatan Baroko (1040 m dpl.), Kabupaten Enrekang dan di Kecamatan Tombolo Pao (1600 m dpl.) serta Kecamatan Tinggi Moncong (1500 m dpl.), Kabupaten Gowa. Kegiatan kedua ialah pengujian toksisitas insektisida yang dilakukan di Posko Agens Hayati, Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Selatan, menggunakan  metode pencelupan daun kubis. Serangga dianggap resisten jika LC50 bernilai ≥ 4 kali LC50 pembanding. Kesimpulan penelitian ialah bahwa  P. xylostella  asal Sulawesi Selatan resisten terhadap hampir semua insektisida sintetik yang umum digunakan oleh petani kubis. Insektisida biologi pada umumnya masih efektif, meskipun telah digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama. Hama tersebut juga terindikasi resisten terhadap insektisida sintetik yang berbahan aktif ganda. Untuk mengatasi masalah resistensi tersebut, upaya yang harus dilakukan ialàh menghentikan penggunaan insektisida yang sudah tidak efektif untuk sementara waktu (1–2 tahun)  dan digantikan oleh insektisida lain yang masih efektif yang mempunyai cara kerja yang berbeda.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...