Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karyawan mana yang berhak mendapatkan bonus berdasarkan beberapa nilai tertimbang pada setiap atribut yang akan dipilih dan diolah dengan perhitungan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini dilakukan karena perusahaan mengalami kesulitan dalam menentukan bonus tahunan. Metode AHP memungkinkan pengguna untuk menentukan secara visual nilai bobot relatif dari beberapa kriteria melalui perbandingan berpasangan, yang diubah menjadi sekumpulan angka yang mewakili prioritas relatif setiap kriteria dan alternatif. Hasil penelitian dilakukan dari awal sampai akhir dan usulan evaluasi berdasarkan hasil kriteria pegawai terpilih yang telah ditentukan, nilai pegawai Budi sebesar 0,15314, nilai pegawai Wahyu sebesar 0,0506, nilai pegawai Samsyul sebesar 0,03422, nilai pegawai Febri adalah 0,0316. Oleh karena itu, yang direkomendasikan untuk menerima bonus tahunan adalah Budi, karena ia meraih peringkat tertinggi dibandingkan calon pegawai lainnya. Pengujian validitas memberikan tingkat akurasi 75% yang membuktikan aplikasi layak digunakan.
Copyrights © 2024