Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dan Theory of Constraint (TOC) dalam perencanaan kapasitas produksi di perusahaan konveksi Koncoveksi Jogja. Latar belakang penelitian adalah adanya tantangan dalam pengelolaan kapasitas produksi di industri konveksi yang kompetitif saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil analisis RCCP menunjukkan bahwa semua stasiun kerja mengalami kelebihan beban, dengan stasiun kerja merapikan jahitan mencatat kelebihan beban tertinggi sebesar -12%. Analisis TOC mengidentifikasi stasiun kerja merapikan jahitan sebagai bottleneck dalam sistem produksi. Penerapan RCCP dan TOC secara terintegrasi terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan menangani masalah kapasitas produksi di Koncoveksi Jogja. Solusi yang paling efektif untuk mengatasi bottleneck pada stasiun kerja merapikan jahitan adalah dengan menambah 3 jam lembur per hari, sehingga total jam kerja menjadi 10 jam per hari.
Copyrights © 2024