Dalam industri manufaktur, efisiensi produksi merupakan kunci untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi biaya. Namun, banyak perusahaan masih mengalami masalah dalam mengoptimalkan proses produksi, terutama dalam hal keseimbangan lintasan. Line balancing adalah proses analisis untuk mengoptimalkan alokasi beban kerja di berbagai stasiun produksi guna mencapai efisiensi maksimum. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah stasiun kerja yang optimal, mengurangi waktu menganggur, dan meningkatkan efisiensi produksi. Dengan demikian, perusahaan dapat mengoptimalkan dan meningkatkan kinerja yang lebih baik dalam proses produksi produk cermin. Metode Ranked Position Weight dan Moodie Young efektif untuk prioritas penilaian dan alokasi sumber daya berdasarkan peringkat dan bobotperhitungan yang dilakukan. Tingkat balance delay pada Ranked Position Weight sebesar 13,85%, sedangkan Moodie Young memiliki balance delay sebesar 13,89%. Ranked Position Weight memiliki smoothness index sebesar 6,49, sementara Moodie Young memiliki smoothness index sebesar 5,83. untuk implementasi lebih lanjut dalam konteks produksi cermin, mempertimbangkan penggunaan Ranked Position Weight untuk mencapai hasil yang optimal dalam line balancing.
Copyrights © 2024