PT XYZ, merupakan produsen pakaian seperti kaos kaki, sarung tangan, inner fashion, dan pakaian dalam, menghadapi permasalahan pada tata letak fasilitas produksi yang tidak efisien. Mesin-mesin produksi ditempatkan secara acak tanpa memperhatikan aliran material yang optimal, mengakibatkan jarak tempuh perpindahan material yakni mencapai 495,15 meter per hari. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan biaya material handling tetapi juga menghambat produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Dalam rangka mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menggunakan metode CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique) serta algoritma improvement 2 OPT dan 3 OPT untuk merancang ulang tata letak fasilitas yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis biaya material handling berdasarkan jarak tempuh material pada tata letak awal, merancang tata letak fasilitas baru yang dapat meminimalkan jarak perpindahan material dan biaya material handling, serta mengevaluasi besaran penghematan yang dicapai melalui penerapan metode yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tempuh perpindahan material berhasil dikurangi dari 495,15 meter menjadi 400,17 meter per hari Selain itu, biaya material handling yang semula Rp125.100,- berhasil diturunkan menjadi Rp101.178,- per hari, sehingga menghasilkan penghematan sebesar 19,12%. Dengan demikian, penerapan metode CRAFT dan algoritma improvement 2 OPT dan 3 OPT terbukti lebih efisien dalam mengurangi biaya dan jarak tempuh material handling, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi operasional di PT XYZ
Copyrights © 2024