Artikel ini membahas tentang pengaruh konflik antara tuntutan pekerjaan dan peran sebagai ibu pada subjective well-being dari seorang ibu yang bekerja. Konflik ini dapat mengakibatkan dampak negatif seperti stres, penurunan kesejahteraan, dan bahkan perceraian. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, yang mencakup 7 artikel yang berkaitan dengan subjective well-being pada ibu yang bekerja. Faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan subjektif ibu yang bekerja diselidiki secara mendalam dalam setiap artikel, yang meliputi resiliensi, dukungan rekan kerja, perilaku prososial, manajemen diri, dan konflik antara pekerjaan dan keluarga. Hasil dari literatur review menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif ibu yang bekerja dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis dan sosial. Artikel-artikel yang ditinjau menekankan pentingnya dukungan sosial, manajemen diri, dan ketangguhan dalam menghadapi konflik antara pekerjaan dan keluarga. Kesimpulannya, peran keseimbangan antara pekerjaan dan peran di rumah sangat krusial untuk mencegah konflik yang dapat mengganggu kesejahteraan keluarga
Copyrights © 2024