Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model yang meningkatkan minat masyarakat perkotaan dalam menggunakan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penggunaan teknologi PLTS di Indonesia masih rendah, meskipun masyarakat perkotaan, khususnya di DKI Jakarta, merupakan konsumen energi terbesar. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan responden pengambil keputusan dalam keluarga atau organisasi. Data dianalisis menggunakan Variance Based Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS) dengan program SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan dari penggunaan PLTS merupakan faktor utama yang mempengaruhi niat untuk menggunakan teknologi ini. Oleh karena itu, rekomendasi untuk pemerintah dan pelaku bisnis mencakup peningkatan kesadaran, persepsi harga yang positif, dan komunikasi pemasaran yang efektif untuk mendorong adopsi teknologi PLTS oleh masyarakat perkotaan.
Copyrights © 2024