Kriminalitas merupakan permasalahan serius yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Kebutuhan akan pemenuhan materi yang tinggi tanpa didukung oleh keterampilan yang memadai dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan kriminal sebagai solusi instan. Kemiskinan dan pengangguran seringkali menjadi faktor pendorong terjadinya kriminalitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kemiskinan dan pengangguran terhadap kriminalitas di Indonesia pada tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan asosiatif, dengan menggunakan data sekunder dalam bentuk cross-section. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemiskinan dan pengangguran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kriminalitas. Kesimpulan penelitian ini menyarankan agar pemerintah lebih memperhatikan masyarakat miskin melalui kebijakan yang mendukung pengurangan kemiskinan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja untuk mengurangi tingkat kriminalitas secara signifikan.
Copyrights © 2024