Trend persalinan sectio caesarea (SC) di Indoneisa sudah melebihi angka yangdirekomendasikan WHO. Efek samping yang dirasakan setelah SC dapat menyebabkanseorang ibu mengalami gannguan mobilisasi yang dapat mempengaruhi pemulihandan kesejahteraan ibu. Hidroterapi dan inhalasi aroma lavender telah dikenal luassebagai metode non-farmakologis untuk mengurangi rasa nyeri di negara-negara maju,penggunaan terapi ini masih terbatas di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya.Penelitian dan penerapan klinis kedua terapi ini dalam manajemen nyeri, khususnya padaibu post SC belum banyak dilakukan dan masih memerlukan lebih banyak bukti ilmiahuntuk mendukung efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitaskombinasi hidroterapi dan inhalasi aroma terapi lavender terhadap penurunan intensitasnyeri pada ibu post SC. Desain penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimen denganpendekatan pre-test pos-test with control group design. Adapun jumlah responden padapenelitian ini 60 ibu post SC yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang dibagimenjadi 30 kelompok kontrol dan 30 kelompok intervensi menggunakan total sampling.Instrumen yang digunakan yaitu numeric rating scale kemudian di analisis menggunakanUji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 di Rumah Sakit MitraAnugrah Lestari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri setelahpemberian hidoterapi dan inhalasi aroma terapi lavender yaitu dari skala 6 (sedang)menjadi skala 3 (ringan) dengan p-value (0,000) ≤α (0,05) peneliti menyimpulkan adanyapengaruh hidroterapi dan inhalasi aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri pada ibupost SC.
Copyrights © 2024