New varieties of papaya can be obtained from the exploration of germplasms, conventional breeding, genetic engineering and the introduction of new cultivars from overseas. This study was conducted at Sumani Experimental Field of the Indonesian Tropical Fruit Research Institute from April 2006 to March 2007. This study aimed at characterizing papaya accessions based on their morphological characters listed as descriptor published by IBPGR (1988). The plant materials used were 3 accessions, of papaya introduced from India, namely SR-01, SR-02, SR-03, and 1 local variety. From three papaya accessions observed, SR-03 produced ideal fruit size (840 g), sweet (13.21o Brix of total soluble solid), firm flesh texture, 25.20 mm of pulp thickness, orange to red flesh colour. This accession was promising for further development. AbstrakPlasma nutfah merupakan salah satu subtansi sumber daya genetik yang dapat dimuliakan untuk merakit varietas baru. Sumber plasma nutfah dapat diperoleh melalui rekayasa genetika, eksplorasi maupun introduksi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Sumani, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, menggunakan material benih tiga aksesi pepaya introduksi dari India, terdiri dari (SR-01, SR-02, SR-03) dan 1 varietas lokal, dimulai dari bulan April 2006-Maret 2007. Penelitian bertujuan untuk memperoleh data base karakter dari aksesi pepaya tersebut. Metode penelitian menggunakan Descriptor List for Papaya. Dari hasil pengamatan diperoleh data bahwa nomor aksesi SR-03 memiliki ukuran buah ideal, rasa manis, kenyal, dan berproduksi sepanjang tahun, bobot buah 840 g, tebal daging 25,2 mm, padatan total terlarut (PTT) 13,21o Brix, warna jingga.
Copyrights © 2008