Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan ramah lingkungan sebagai pendorong adopsi manajemen rantai pasokan ramah lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 200 karyawan pada Departemen Manajer Operasional di Perusahaan Manufaktur Industri Logam dan Mesin di Bekasi, diperoleh beberapa kesimpulan penting. Pertama, tidak terdapat pengaruh pengembangan pemasok ramah lingkungan terhadap pembelian ramah lingkungan. Perusahaan Manufaktur Industri logam dan mesin di Bekasi tidak berhasil menerapkan pengembangan pemasok ramah lingkungan kepada seluruh karyawannya, sehingga tidak berdampak pada pembelian ramah lingkungan. Kedua, terdapat pengaruh positif pemasaran ramah lingkungan terhadap pembelian ramah lingkungan. Perusahaan Manufaktur Industri logam dan mesin di Bekasi telah berhasil menerapkan pemasaran ramah lingkungan kepada seluruh karyawannya, sehingga berdampak pada pembelian ramah lingkungan. Ketiga, terdapat pengaruh positif manufaktur dan pengemasan ramah lingkungan terhadap pembelian ramah lingkungan. Perusahaan Manufaktur Industri logam dan mesin di Bekasi telah menerapkan manufaktur dan pengemasan ramah lingkungan kepada seluruh karyawannya, sehingga berdampak pada pembelian ramah lingkungan. Keempat, terdapat pengaruh positif partisipasi lingkungan terhadap pembelian ramah lingkungan. Perusahaan Manufaktur Industri logam dan mesin di Bekasi telah menerapkan partisipasi lingkungan kepada seluruh karyawannya, sehingga berdampak pada pembelian ramah lingkungan.
Copyrights © 2024