Hepatitis ialah salah satu dari sekian penyebab kematian yang dialami wanita di dunia dan merupakan satu dari sekian banyak kasus ganas hepatoseluler yang terjadi di suatu negara berkembang pada wanita hamil, penyakit ini dapat mengakibatkan efek koagulasi, gagal organ, serta meningkatnya mortalitas maternal dari bayi baru lahir. Indonesia adalah negara dengan endemis tinggi Hepatitis B, paling besar nomor dua di Negara SEAR atau diketahui sebagai (South East Asian Region) setelah Myanmar. Berkisar 240 juta orang yang menunjukkan telah pengidap hepatitis kronik. Hepatitis B bisa dilakukan pendeteksian yakni dengan pemeriksaan “Hepatitis B Surface Antigen”. HBsAg adalah suatu antigen permukaan dari adanya virus Hepatitis B. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HBsAg pada ibu hamil di RSUD Wates periode April –Mei 2024. Metode yang digunakan adalah Imunokromatografi Rapid Test. Jenis penelitian ini ialah deskriptif eksperimen dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan prosedur Total Sampling sebanyak 30 sampel ibu hamil yang melaksanakan pemeriksaan HBsAg. Hasil penelitian HBsAg menunjukan terdapat 1 pasien ibu hamil positif (3,3%) serta 29 orang hasil negatif (96,7%). Berdasarkan usia ibu hamil yang ada terbanyak pada usia 20-29 tahun berjumlah 16 orang (53,3%). Sedangkan berdasarkan trimester kehamilan yang terbanyak di trimester 2 berjumlah 12 orang (40,0%).
Copyrights © 2024