Permasalahan kesehatan reproduksi seperti keluhan benjolan di kelamin, sakit saat berhubungan, gatal, dan keputihan. Keputihan yang abnormal bisa menandakan infeksi, mengganggu kenyamanan, dan berpotensi menyebabkan masalah kesuburan. Penanganan segera diperlukan untuk mencegah dampak lebih serius pada kesehatan reproduksi perempuan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur di Kampung Kenawat Kecamatan Lut tawar Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah wanita yang sudah mencapai usia subur baik yang sudah menikah dan belum menikah di Kampung Kenawat Kecamatan Lut tawar Kabupaten Aceh Tengah Sebanyak 208 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 99 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 18-31 Oktober 2023. Pengumpulan data di lakukan dengan penyebaran kuesioner dan data di analisis univariat serta bivariat mengunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis univariat 77,7% responden mengalami keputihan. Secara univariat dan bivariat menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value:0,003), sikap (p-value:0,002), pengguna pembersih sabun (p-value :0,028), manajemen kesehatan menstruasi (p-value: 0,021. Penelitian ini menunjukkan bahwa keputihan abnormal adalah masalah kesehatan reproduksi yang umum dialami oleh wanita usia subur di Kampung Kenawat juga memiliki hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, penggunaan pembersih sabun, dan manajemen kesehatan menstruasi dengan kejadian keputihan. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan kesadaran tentang kesehatan reproduksi sangat penting untuk mencegah dan menangani masalah ini, serta untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan di daerah tersebut.
Copyrights © 2024