Fraktur yaitu kejadian dimana terjadinya patah atau terputusnya kontinuitas tulang. Penanganan yang dilakukan untuk menangani fraktur yaitu dengan melakukan tidakan operasi pembedahan dan kejadian pasca-operasi akan menimbulkan efek berupa nyeri. Nyeri harus segera diatasi untuk memberikan kenyamanan pada pasien. Studi kasus ini dilakukan untuk menjelaskan pemberian intervensi relaksasi otot progresif kepada pasien pasca operasi fraktur humerus. Metode pendekatan yang diterapkan pada studi kasus ini yaitu dengan praktik berbasis bukti, yang dilaksanakan pada tanggal tanggal 18-20 Desember 2023. Partisipan dalam studi kasus kali ini berjumlah satu orang yang sedang menjalani perawatan dengan masalah nyeri akut. Pengkajian hingga diagnosis keperawatan berfokus pada masalah utama pada pasien. Hasil didapatkan sebelum dilakukan intervensi pasien nyeri dengan skala lima, pada hari kesatu setelah intervensi skala nyeri turun menjadi empat, kemudian hari kedua menjadi tiga, dan pada hari ketiga skalanya nyeri turun menjadi dua. Dapat disimpulkan bahwa penerapan intervensi manajemen nyeri dengan relaksasi otot progresif kepada pasien selama tiga hari mampu memberikan efek megurangi nyeri pada pasien.
Copyrights © 2024