Latar belakang: Pemeriksaan antenatal (Antenatal Care/ANC) merupakan upaya pencegahan terhadap penyebab morbiditas dan mortalitas pada ibu hamil dan anak. ANC bertujuan untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental secara optimal serta menjamin keselamatan ibu dan anak selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas, sehingga setelah masa postpartum, ibu dan anak berada dalam kondisi sehat dan normal baik fisik maupun mental. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemeriksaan antenatal pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei analitik. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Paiton pada bulan september sampai Desember tahun 2020, yang berjumlah 164 orang. Rancangan penelitian ini bersifat cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling yang melibatkan 62 responden. Penelitian dilaksanakan dari bulan September hingga Desember 2020. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji chi-square serta uji regresi logistik berganda. Hasil: Terdapat hubungan antara pendidikan (p=0,000; OR 2,625), paritas (p=0,002; OR 0,153), usia ibu (p=0,003; OR 0,119), dan pengetahuan (p=0,000; OR 13,2) dengan kunjungan antenatal care di Puskesmas Paiton Kabupaten Probolinggo tahun 2021. Dari uji regresi logistik berganda, faktor yang paling dominan adalah pengetahuan (p=0,001; OR 16,906). Saran: Disarankan kepada Puskesmas untuk meningkatkan promosi kesehatan guna memaksimalkan kegiatan antenatal care pada layanan kesehatan ibu dan anak.
Copyrights © 2021