Penanganan malnutrisi pada anak-anak di bawah usia lima tahun merupakan tantangan kompleks yang memerlukan intervensi multisektoral. Penelitian ini meninjau efektivitas berbagai intervensi gizi dan kesehatan, baik berbasis individu maupun komunitas, yang bertujuan mengurangi stunting dan masalah gizi terkait di negara-negara berpenghasilan rendah. Hasil menunjukkan bahwa intervensi berbasis ibu, seperti promosi, edukasi, dan dukungan menyusui, secara signifikan meningkatkan pertumbuhan dan praktik pemberian makan bayi. Suplementasi dengan mikronutrien dan makronutrien terbukti efektif dalam meningkatkan berat lahir dan mengurangi risiko anemia. Namun, intervensi seperti edukasi kesehatan dan promosi kebun rumah tangga, meskipun berhasil meningkatkan indikator perilaku kesehatan, tidak secara signifikan mengurangi stunting dalam jangka pendek. Kolaborasi antara kementerian dan lembaga, serta pendekatan multisektoral, merupakan kunci untuk mencapai penurunan prevalensi stunting yang signifikan. Temuan ini menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi mekanisme biologis, efektivitas jangka panjang, dan integrasi intervensi di berbagai konteks.
Copyrights © 2024