Masyarakat saat ini mengalami perubahan gaya hidup masyarakat dari yang lebih menyukai makanan yg cepat saji yang mengandung protein,lemak dan tinggi garam serta rendah serat sampai makanan yang di sajikan di keluarga sehari haripun mengalami perubahan sehingga bisa menimbulkan bermacam macam permasalahan kesehatan termasuk salah satunya hipertensi. Prevalensi Hipertensi pada dewasa sampai lansia di prediksi mencapai 29 % pada tahun 2025. Peningkatan angka hipertensi memerlukan penanganan yang serius sehingga tidak mengakibatkan komplikasi yang lebih parah. Perawatan hipertensi pada lansia selain dengan obat juga bisa dengan non obat yaitu salah satunya dengan senam hipertensi yang bertujuan meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan dari senam ini adalah untuk menurunkan tekanan darah sehingga mencegah komplikasi yang lebih parah pada lansia. Metode pada pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan pangajarkan senam hipertensi pada lansia di PSTW Aisyah di Surakarta sejumlah 15 orang. Hasil dari senam hipetensi yang sudah di laksanakan yaitu senam dapat menurunkan angka sistolik rata rata 7.5 MmHg dan angka diastole menurun rata rata 3,5 MmHg. Berdasarkan hasil yang sudah dilakukan senam pada lansia maka senam hipertensi dapat menjadi salah satu upaya untuk perawatan lansia dengan hipertensi.
Copyrights © 2024