Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan TikTok dalam pemasaran bisnis digital dengan membandingkan strategi dan hasil di dua negara: Indonesia dan Amerika Serikat. TikTok, sebagai platform media sosial yang berkembang pesat, menawarkan peluang signifikan untuk promosi dan pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus komparatif, melibatkan survei pengguna dan wawancara dengan pemasar digital di kedua negara, serta analisis dokumentasi dari laporan industri dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun TikTok efektif di kedua pasar, strategi pemasaran yang sukses bervariasi. Di Amerika Serikat, konten pemasaran yang bersifat global dan kolaborasi dengan influencer internasional lebih efektif, sementara di Indonesia, konten yang relevan dengan budaya lokal dan kolaborasi dengan influencer lokal lebih berhasil. Perbedaan ini mencerminkan pentingnya penyesuaian strategi berdasarkan konteks budaya dan preferensi audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasar harus mengembangkan strategi yang mempertimbangkan karakteristik lokal dan terus memantau perubahan tren serta algoritma TikTok untuk meningkatkan efektivitas kampanye. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi pemasar dalam memanfaatkan potensi TikTok sebagai alat pemasaran digital yang adaptif dan berbasis data.
Copyrights © 2022