Salah satu cara untuk memaksimalkan penerimaan sektor pajak adalah dengan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, yang mana rasio kepatuhan SPT individu masih cukup rendah. Tujuan riset ini adalah menganalisis dan menguji pengaruh pengetahuan, kualitas pelayanan pajak dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Klaten dalam perspektif Islam. Riset ini menerapkan metode kuantitatif dengan analisis regresi. Pengambilan sampel pada riset ini menggunakan sampling accidental, yaitu cara menentukan sampel tanpa kriteria khusus, sehingga sampel dapat berasal dari siapa saja yang peneliti temukan. Sampel yang dijadikan sebagai objek riset yakni wajib pajak yang telah terdaftar di KPP Pratama Klaten sehingga diperoleh sebanyak 97 responden. Seluruh data yang diperoleh akan dianalisis dengan program software SPSS 22 for windows. Uji koefisien determinasi, validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda ialah beberapa teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil riset ini menunjukkan pengetahuan dan layanan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan sanksi pajak tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Klaten. Riset ini memberi sebuah kontribusi bagi Direktorat Jenderal Pajak untuk bisa melakukan efektifitas kualitas layanan dan efisiensi sanksi pajak sehingga dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak untuk terus mampu berkontribusi melalui pembayaran pajaknya.
Copyrights © 2024