Produksi obat di era sekarang cukup pesat sehingga dapat menyebabkan beberapa obat memiliki nama dan pengucapan mirip serta kemasan yang hampir sama, yang dikenal dengan LASA (Look Alike Sound Alike), penyimpanan obat LASA di sarana pelayanan kesehatan adalah salah satu upaya dalam mencegah medication error. Medication error sering terjadi dikarenakan pengucapan atau nama obat yang hampir sama, sehingga dapat menyebabkan kesalahan dalam pemberian obat kepada pasien. Untuk mengetahui penyimpanan obat LASA yang ada di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Sariningsih sehingga diharapkan hasil observasi tersebut dapat membantu dalam hal keselamatan pasien (patient safety) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Sariningsih. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, bersifat deskriptif observasional yaitu dilakukan untuk melihat gambaran kesesuaian penyimpanan obat LASA. Dari data hasil observasi diperoleh nilai sebesar 83,3% untuk kesesuaian penyimpanan obat. Penyimpanan obat LASA sudah menerapkan sistem FEFO dan FIFO, pemisahan penyimpanan obat berdasarkan sediaan dan memberikan jarak antara obat LASA satu dengan lainnya dan menerapkan sistem penulisan Tall Man Lettering. Terdapat 77 nama obat yang sama dengan kekuatan berbeda, 10 obat dengan kemasan mirip, dan 29 obat dengan penulisan Tall Man Lettering. Penyimpanan obat LASA sudah sesuai dengan Permenkes RI, yaitu telah diberi label atau tanda LASA, lalu diberikan jarak di tempat penyimpanannya, dan juga sudah menggunakan metode penulisan Tall Man Lettering untuk mencegah terjadinya medication error.
Copyrights © 2024