Publish Date
30 Nov -0001
Dampak penggunaan alat kontrasepsi herbal merupakan dampak positif dan negatif pada Pertumbuhan angka kelahiran yang tidak sebanding dengan daerah lain selain daerah Wosak di Kabupaten Nduga dan seluruh tanah papua berdampak pada kondisi pertumbuhan Jemaat atau masyarakat. Untuk itu BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) gencar melakukan pelbagai bentuk promosi program Keluarga Berencana (KB) guna menekan angka keguguran kelahiran anak demi tercapainya keluarga sejahtera. Penelitian ini berupaya melihat asosiasi antara promosi program KB dengan penggunaan alat kontrasepsi pertumbuhan Jemaat GKII Yerusalem Bambisik di daerah Wosak. Warga Jemaat Gereja yang bercirikan etnis terterntu, di wilayah daerah Wosak. Dengan menggunakan teknik simple random sampling, kuesioner disebarkan kepada 195 responden warga jemaat yang berusia 20-44 tahun. Dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, didapat hasil bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara promosi program KB dan perilaku penggunaan alat kontrasepsi Herbal
Copyrights © 0000