Publish Date
30 Nov -0001
Penelitian ini membandingkan konsistensi hasil analisis valuasi saham dengan metode Dividend Discount Model (DDM) dan Residual Income Model (RIM). Laporan ini juga mengkaji pengaruh perhitungan nilai saham intrinsik kedua metode ini terhadap harga saham perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan sepuluh organisasi, menghasilkan ukuran sampel total empat puluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai intrinsik saham, yang ditentukan melalui metode RIM, memberikan pengaruh positif dan signifikan secara statistik pada harga saham. Sebaliknya, nilai intrinsik saham, yang dihitung menggunakan metode DDM, tidak menunjukkan dampak yang terlihat. Selain itu, variabel return on asset dan debt to equity ratio juga ditemukan berdampak negatif terhadap harga saham. Lebih lanjut, temuan tersebut mengungkapkan bahwa return on assets (ROA) dan debt to equity ratio (DER) memiliki efek yang merugikan pada harga saham. Wawasan ini memiliki implikasi yang signifikan bagi investor, menggarisbawahi pentingnya memahami valuasi saham dan membuat keputusan investasi yang tepat dengan merenungkan beragam pendekatan penilaian dan fundamental intrinsik perusahaan
Copyrights © 0000