Faktor risiko Penyakit Jantung Koroner paling umum adalah hipertensi. Hipertensi jarang diketahui gejala awalnya, sehingga hipertensi sering disebut silent disease. Pengobatan yang diberikan pada gejala awal hipertensi akan menurunkan terjadinya komplikasi. Mengidentifikasi tanda gejala hipertensi dan dampak ketidakpatuhan pasien hipertensi terhadap kejadian Coronary Artery Disease menjadi tujuan dari penelitian ini. Penelitian iniĀ menggunakan desain case reportĀ dengan melakukan pengumpulan data berupa wawancara kepada klien. Laki-laki berusia 54 tahun memiliki riwayat kolesterol tinggi dan hipertensi sejak tahun 2021, tetapi klien mengabaikan dan tetap menjalani gaya hidup yang tidak sehat. Dua tahun kemudian klien mengalami serangan jantung. Hasil fungsi jantung tidak baik yaitu hanya 40%. Setelahnya, klien rutin kontrol ke Poli Jantung untuk persiapan coronary artery bypass grafting , tetapi gaya hidup klien masih tidak berubah. Januari 2024 klien datang ke Instalagi Gawat Darurat dengan keluhan nyeri hilang timbul di dada kiri dengan skala 4/10. Kemudian klien dirawat inap untuk operasi coronary artery bypass grafting. Tanda gejala hipertensi yang paling umum adalah sakit kepala. Ketidakpatuhan dalam pengobatan dan kontrol rutin hipertensi meningkatkan resiko kematian kardiovaskuler. Deteksi dini tanda gejala hipertensi menjadi penentu dalam pengobatan hipertensi. Hipertensi yang diobati pada gejala awal dan patuh pada pengobatan menurunkan resiko komplikasi kardiovaskuler.
Copyrights © 2024