Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma

Penanganan Hernia Inguinalis dengan Hernioplasty pada Kucing

Vinsensius Rianto (Profesi Kedokteran Hewan, UWKS)
Nur Rohim A. Ali (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Maharani Lisna Wulandari (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Aldi Bayu Hendriansah (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Arya Bisma Putra Sampurna (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Frederika Karina Yubilia Fitus (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Getsemani Claudia Bora (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Ananta Dwita Pramesthi (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Desty Apritya (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Muhammad Noor Rahman (Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2024

Abstract

Latar belakang: Hernia inguinalis adalah kondisi medis di mana sebagian organ atau jaringan dalam rongga perut menonjol keluar melalui area lemah di dinding perut bagian bawah, tepatnya di daerah selangkangan (inguinal). Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan hernioplasty atau mengembalikan organ ke dalam perut dan menutup cincin hernia. Metode yang dilakukan dengan menautkan hernia mesh pada cincin hernia dengan pola jahitan matras silang. Hasil temuan kucing Judan berusia 5 tahun berjenis kelamin jantan dilakukan pemeriksaan klinis menunjukkan bagian ventral abdomen di bagian inguinal mengalami penonjolan dan saat di palpasi kucing memperlihatkan adanya respon rasa sakit namun kucing tampak masih aktif bergerak serta suhu tubuh 38,3̊C. Diagnosa penunjang kasus ini menggunakan ultrasonografi dan x-ray. Pemeriksaan laboratorium Complete Blood Count menunjukkan penurunan MCHC dan RDWCV serta peningkatan MCV dan PDW. Terapi yang diberikan sebelum operasi antara lain infus NS 0,9%, amoxicillin 20 mg/kg BB (IM), meloxicam 0,1 ml/kg BB (IM). Sedangkan terapi yg diberikan setelah operasi secara per oral yaitu cefixime 10 mg/kg BB, ciproheptadine 1/10 tablet, asam mefenamat 16 mg/kg BB dan vitamin b-complex ½ tablet. Kesimpulan dari hasil diagnosa dan pemeriksaan penunjang menunjukkan adanya hernia inguinalis. Setelah tiga hari dilakukan perawatan secara intensif, perban dapat dibuka dengan kondisi luka jahitan mengering.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kusuma

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Prosiding Seminar Nasional KUSUMA merupakan terbitan berkala setiap tahun sekali pada bulan Oktober. Prosiding ini berisi kumpulan artikel hasil penelitian dan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dipresentasikan dalam Seminar Nasional KUSUMA yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian ...