Toko kelontong merupakan salah satu jenis UMKM yang paling banyak berada di masyarakat dan berpotensi mendatangkan keuntungan dengan cepat. Pemilik usaha toko kelontong sebagian besar belum memahami arti pentingnya pengelolaan keuangan bagi perkembangan usaha dan tidak pernah menyusun laporan keuangan, sehingga mereka tidak mengetahui secara pasti berapa keuntungan atau kerugian yang mereka alami. Pengabdian ini bertujuan untuk kebutuhan manajemen usaha toko kelontong, dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan teknik workshop dan pendampingan langsung digunakan sebagai pendekatan dalam kegiatan ini membantu UMKM usaha toko kelontong.di desa bendo, kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan sangat dibutuhkan pada usaha toko kelontong di Desa Bendo.
Copyrights © 2020