KOPEMAS
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021

PENINGKATAN KESADARAN ATAS DAMPAK LIMBAH PEWARNA PADA PELAKU UMKM TENUN DI KOTA SAMARINDA

Fibriyani Nur Khairin (Universitas Mulawarman)
Wirasmi Wardhani (Universitas Mulawarman)
Christine Gabriella (Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2022

Abstract

Sarung Samarinda merupakan kerajinan tenun masyarakat yang berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur. Sarung tenun tersebut masih dibuat dengan alat tradisional dengan menggunakan berbagai macam benang yaitu benang sutra yang berasal dari china dan benang nomor dua yang berasal dari Surabaya. Dalam prosesnya, sebagaian besar penenun menggunakan pewarna buatan untuk menghasilkan sarung dengan motif bewarna cerah untuk memikat para konsumen. Tetapi tidak banyak pengrajin tenun yang mengetahui dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan dari aktivitas pewarnaan pada benang tenun, sehingga menurut mereka, limbah yang mereka buang tidak akan berdampak pada lingkungan sekitar. Hal inilah yang menjadi pertimbangan tim pengabdian kepada masyarakat untuk melakukan sosialisasi terkait dampak lingkungan yang dapat terjadi dari limbah pewarna tersebut. Dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat yang terlibat dalam UMKM tenun di Kampung Tenun Samarinda. Setiap kegiatan usaha baik dengan skala besar ataupun kecil, pasti memberikan dampak kepada lingkungannya. Kondisi ini yang ingin disampaikan agar dapat disadari oleh para pelaku UMKM tenun sehingga usaha yang jalankan dapat menyelarasakan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

KOPEMAS

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam ...