Pada kurikulum merdeka, pembelajaran diferensiasi merupakan pendekatan yang relevan untuk menyusun strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Modul P5 dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi sangat efektif untuk dilakukan. Akan tetapi pada kenyataannya guru mengalami kendala dalam menyusun dan melaksanakan P5 berbasis pembelajaran berdiferensiasi. Para guru masih terbiasa melakukan pembelajaran berbasis teacher-centered tanpa menggunakan media. Hal ini yang mengakibatkan proses pembelajaran siswa tidak berkembang secara optimal. Modul P5 merupakan salah satu media pembelajaran yang mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam proses pembelajaran. Tujuan dari pengabdian ini adalah mendampingi guru di SD 2 Puyoh Kabupaten Kudus dalam penggunaan modul P5 dengan tema gaya hidup berkelanjutan yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan kosong di sekolah. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode ceramah, diskusi serta pendampingan pembuatan dan penggunaan modul P5 berbasis pembelajaran diferensiasi. Melalui kegiatan pengabdian ini, guru-guru SD 2 Puyoh dapat memanfaatkan modul P5 untuk diimplementasikan dan proses pembelajaran menjadi lebih inovatif, serta aktivitas pembelajaran meningkat.
Copyrights © 2023