Rasa sakit yang dirasakan selama menstruasi akibat oleh kontraksi kuat otot rahim disebut dismenore. Jumlah kasus dismenore di Indonesia juga cukup tinggi; 54,89% orang mengalami dismenore primer, sedangkan 9,36% dari populasi mengalami dismenore sekunder. Riset ini memiliki maksud guna mengidentifdikasi bagaimana senam dismenore berdampak pada pengurangan tingkat dismenore pada remaja perempuan di SMK Asy-Syafiiyyah Pakisaji Kabupaten Malang yang berusia antara 15 dan 19 tahun. Riset ini berdesain pre-eksperimen dengan desain pre-post-test untuk satu kelompok. Penelitian ini melibatkan 35 subjek, dan 16 dari mereka diambil sebagai sampel purposive. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang mengukur intensitas skala rating nyeri numerik (NRS) sebelum dan sesudah senam. Uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian memaparkan bahwa senam disminore berefek kepada tingkat nyeri yang dialami siswi dengan dismenore. Nilai Uji Statistik Wilcoxon (p= 0.001) < α (0.05) menampilkan diferensiasi yang signifikan. Hasil analisis di atas menunjukkan bahwa senam disminore efektif dalam mengurangi tingkat keparahan nyeri haid.Kata kunci: Disminore, Penurunan Nyeri, Remaja
Copyrights © 2024