Latar Belakang : Keluhan kualitas tidur yang dirasakan oleh penderita hipertensi seperti sulit tidurmalam, tidak bisa tidur malam, tidak bisa tidur nyenyak sehingga berdampak pada tekanan darahseperti pusing dan lemas saat bangun tidur. pagi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan stress emosional dan lingkungan dengan kualitas tidur pada pasien hipertensi di PuskesmasMungka. Metode : Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mungkasebanyak 166 orang dengan jumlah sampel sebanyak 54 orang. Pengumpulan data dilakukan denganlembar kuesioner. Data kemudian diolah dengan SPSS yang dianalisis menggunakan distribusifrekuensi dan uji statistic Chi-Square < 0,05. Hasil : Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh bahwaterdapat hubungan antara lingkungan (p value = 0,020), stres emosional (p value = 0,041) dengankualitas tidur pada pasien hipertensi di Puskesmas Mungka. Saran : kepada pelayanan kesehatan untukmemberikan informasi kepada pasien khusus hipertensi untuk kualitas tidur.Kata Kunci : Hipertensi, kualitas tidur, lingkungan, Stress emossional
Copyrights © 2023