Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Tekanan darah pada lansia akan cenderung tinggi sehingga lansia lebih besar berisiko terkena hipertensi. Hipertensi yang tidak teratasi, dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya seperti payah jantung, stroke, kerusakan ginjal dan kerusakan penglihatan. Terdapat pengobatan non farmakologi untuk mengatasi hipertensi, yaitu Salah satu nya berasal dari dark chocolate yang di berikan sebanyak 17 gram/hari selama 7 hari. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian dark chocolate terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik tipe pre- eksperimental design. dengan menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Sampel berjumalh 10 orang lansia hipertensi dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampeling. pengolahan data dalam yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan nilai tengan tekanan darah sistolik pada kelompok responden sebelum diberikan dark chocolate adalah 160 dan diastolik 100. dan nilai median tekanan darah sistolik pada kelompok responden setelah diberikan dark chocolate adalah140 dan diastolik 90. Terdapat perbedaan antara rerata tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian dark chcolate dengan p value 0,003 (p<0,05) berarti terdapat terdapat efektivitas pemberian dark chocolate terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat efektivitas pemberian dark chocolate terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin. Disarankan bagi pelayanan kesehatan, khususnya penanganan hipertensi pada lansia, dark chocolate dapat dijadikan pilihan pengobatan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darahKata Kunci : Lansia, Tekanan Darah, Dark Chocolate
Copyrights © 2023