Kondisi disabilitas menyebabkan penderitanya merasa tertekan, stress, rendah diri dan merasa kesepian. Seringkali mereka juga mendapatkan perlakuan yang tidak baik di masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini terdapat fenomena banyaknya penyandang disabilitas yang berhasil tampil dan menadapat tempat dihati para audiens melalui stand up comedy. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana teknik penyampaian pesan komika penyandang disabilitas tersebut untuk dapat menarik audiens dan mendapatkan tempat di hati para audiens stand up comedy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penyampaian pesan komika disabilitas dalam stand up comedy pada komunitas stan up indo Pasuruan adalah teknik storytelling atau bercerita. Dimana teknik tersebut sesuai dengan paradigma naratif dalam komunikasi.
Copyrights © 2024