Pengembangan karir pada dasarnya berorientasi pada perkembangan organisasi/perusahaan dalam menjawab tantangan bisnis di masa mendatang. Setiap organisasi/perusahaan harus menerima kenyataan, bahwa eksistensinya di masa depan tergabtung pada SDM. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengembangan karir terhadap kualitas kerja karyawan Health Safety Environment (HSE) Competency Kabupaten Tabalong dan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh pengembangan karir terhadap kualitas kerja karyawan Health Safety Environment (HSE) Competency Kabupaten Tabalong. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini diambil dari jumlah karyawan yang sudah mengikuti kegiatan training pada Health Safety Environment (HSE) Competency Kabupaten Tabalong dengan jumlah 50 orang, dan sampel penelitian ini menggunakan teknik total sampling dimana jumlah populasi sama dengan jumlah sampel. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan teknik analis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, regresi sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh pengembangan karir terhadap kualitas kerja karyawan Health Safety Environment (HSE) Competency Kabupaten Tabalong. Besarnya pengaruh pengembangan karir terhadap kualitas kerja karyawan Health Safety Environment (HSE) Competency Kabupaten Tabalong dengan persentase sebesar 69,50%, adapun 30,50% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang diteliti Kata Kunci : Pengaruh, Pengembangan Karir, Kualitas Kerja
Copyrights © 2024