Salah satu metode enhanced oil recovery (EOR) untuk meningkatkan produksi dari lapangan minyak tua adalah melalui injeksi surfaktan polimer, yang berfungsi dapat menurunkan tegangan antar muka dan perbandingan mobilitas air-minyak. Karya tulis ini memfokuskan pada pengembangan model simulasi reservoir injeksi kimia surfaktan polimer, yaitu dengan melakukan scale-up berdasarkan model simulasi hasil uji pendesakan (core flooding) injeksi surfaktan polimer di laboratorium. Model simulasi reservoir yang telah dikembangkan tersebut mempunyai bentuk pola sumur injeksi produksi half inverted 7 spot dengan dimensi 8x17x35. Kondisi inisial reservoir terdiri dari: saturasi minyak tersisa dan saturasi air masing masing sebesar 35.0% dan 65.0%, serta suhu 61oC. Berdasarkan injeksi surfaktan polimer dengan masing masing konsentrasi sebesar 0.30% berat dan 0.260% berat serta ukuran slug injeksi surfaktan-polimer sebanyak 0.164 pore volume pada model diatas, menunjukkan potensi penambahan perolehan minyak 33.52% original in place dari saturasi minyak tersisa. Uji sensitivitas dilakukan dengan menambahkan maupun mengurangi konsentrasi surfaktan dan polimer serta ukuran slug injeksi surfaktan-polimer melalui model simulasi tersebut. Hasil yang didapat menunjukkan potensi penambahan perolehan minyak yang optimal sebesar 46.03% original in place dari saturasi minyak tersisa, dengan ukuran slug injeksi surfaktan-polimer 0.205 pore volume serta masing masing konsentrasi surfaktan-polimer 0.435% berat dan 0.234% berat.
Copyrights © 2018