Artikel ini bertujuan untuk mengetahui makna filosofis rancangbangun rumah adat Banjar serta mendeskripsikan rancang bangun rumah adat Banjar dalam perspektif Etnomatematika yang ditinjau dari aktivitas Etnomatematika dan konsep Matematika. Penelitian ini terfokus mengenai filosofi rumah adat Banjar dalam aktivitas etnomatematika berupa aktivitas menghitung, aktivitas menentukan lokasi, dan aktivitas rancang bangun serta berbagai konsep matematika meliputi aspek kajian geometris berupa geometri dimensi dua dan geometri dimensi tiga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, yang mana dalam analisis datanya tidak menggunakan analisis statistik, tetapi lebih banyak secara naratif dan pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan Etnografi. Subjek dalam penelitian ini disebut sebagai narasumber atau ahli sejarah dari rumah adat Banjar yang mempunyai pemahaman tentang sejarah dan bentuk dari rumah adat Banjar yang dapat dikaji menggunakan etnomatematika. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi. Data yang dikumpulkan dapat bersifat deskriptif dalam bentuk kata-kata atau gambar. Data bisa didapat dari hasil interview, catatan observasi lapangan, foto, sumber dari arsip, dokumen pribadi dan dokumen resmi. Setelah data terkumpul dilakukan analisis hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dilanjutkan dengan memeriksa keabsahan data.Berdasarkanhasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bagian rumah adat Banjar Bubungan Tinggi memiliki makna filosofis yang mendalam terkait dengan kehidupan masyarakat Banjarmasin baik hubungan dengan manusia maupun dengan sang pencipta.
Copyrights © 2022