Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa permasalahan dengan mengkaji Ketajaman Digital Leadership di Era Pandemi Covid-19 Pada Rumah Sakit Tipe C Di Bali Selatan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Surya Husadha Nusa Dua Kabupaten Badung, Provinsi Bali dengan menggunakan metode kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan 6 orang responden yang berasal dari manajemen dan staff rumah sakit. Pengambilan data melalui cara wawancara, observasi dan dokumentasi yang dianalisis dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwa adanya perubahan yang signifikan dalam aspek komunikasi selama era pandemi COVID-19. Selain itu, penerapan digital leadership meningkatkan fleksibilitas serta menciptakan komunikasi yang efektif, efisien, dan transparan dalam memaksimalkan pemanfaatan penerapan media digital pada operasional rumah sakit. Disamping aspek komunikasi, Digital Leadership yang telah ada pada rumah sakit ini sebelum pandemi COVID-19 antara lain telemedicine, pendaftaran atau reservasi pelayanan poli melalui web, rekam medis serta resep elektronik dan pelatihan secara virtual (web-learning). Hambatan dalam penerapan digital leadership adalah maraknya berita hoax, tuntutan menggunakan gadget yang lebih canggih dan ketergantungan terhadap koneksi internet, sedangkan faktor pendukungnya adalah kebiasaan dalam menggunakan teknologi informasi menjadikan transformasi lebih mudah, koordinasi jadi lebih cepat dengan adanya fleksibelitas terkait hal yang urgensi serta adanya dorongan internal dan eksternal dari individual karyawan.
Copyrights © 2023