Latar Belakang: Pengelolaan lingkungan perlu dilakukan guna memaksimalkan sumber daya dengan jumlah kebutuhan yang ada. Namun seiring dengan berjalannya waktu nilai kualitas lingkungan dari waktu ke waktu terus mengalami penurunan. Proses pengelolaan lingkungan diperlukan dengan pendekatan kebijakan ekologi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan dan metode kualitatif. Metode ini lebih menekankan pada penelitian yang bersifat memberikan gambaran secara jelas dan sesuai dengan fakta di lapangan. Temuan: Tulisan ini telah menguraikan bagaimana kekuatan sosial dalam didistribusikan dalam masyarakat Bali modern. Sistem kuno memastikan distribusi sumber daya air yang adil yang berlangsung selama seribu tahun sebagian besar telah tergeser. Investor luar, dengan dukungan semua tingkat pemerintah daerah, telah mendorong pembangunan yang tidak berkelanjutan tanpa memperhatikan sumber daya air. Pendekatan ekologi politik telah membuktikan sebagai pendekatan efektif untuk mengungkap para pemangku kepentingan, proses sejarah dan politik di balik pertumbuhan pariwisata dan dampaknya terhadap konfigurasi hidro-sosial dan hambatan untuk distribusi air yang lebih adil di pulau itu. Kesimpulan: Perkembangan penduduk serta perubahan gaya hidup menyebabkan meningkatnya kebutuhan atas sumber daya alam. Pemanfaatan sumber daya alam yang tidak menerapkan prinsip keberlanjutan akan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan. Degradasi lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan dalam pengelolaan sumber.
Copyrights © 2024