Indonesia memiliki jumlah startup sebanyak 1998 perusahaan dan empat diantaranya tercatat sebagai startup berlabel unicorn. Startup merupakan perusahaan rintisan atau perusahaan baru yang dihadapkan pada berbagai permasalahan. Pemerintah sendiri mendorong agar startup-startup yang ada untuk maju sebagai perusahaan terbuka. Di tahun 2017, terdapat dua perusahaan startup yang telah go public yaitu PT Kioson Komersial Indonesia Tbk dan PT M Cash Integrasi Tbk. Sebagai perusahaan yang telah go public, kedua startup tersebut mendapatkan modal yang besar yang diperoleh dari penjualan saham kepada publik. Dari perolehan modal tersebut diharapkan kinerja keuangan kedua startup tersebut meningkat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja keuanganPT Kioson Komersial Indonesia Tbk dan PT M Cash Integrasi Tbk sebelum dan sesudah melakukan Initial Public Offering yang diukur dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu current ratio, quick ratio, cash ratio, debt to equity ratio, debt to asset ratio, total asset turnover, working capital turnover, gross profit margin, net profit margin, return on asset, return on investment, dan return on equity. Hasil dari hipotesis penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara kinerja keuangan sebelum dan sesudah melakukan Initial Public Offering berdasarkan current ratio, quick ratio, cash ratio, debt to equity ratio, debt to asset ratio, total asset turnover, working capital turnover, gross profit margin, net profit margin, return on asset, return on investment, dan return on equity.
Copyrights © 2020