Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh return on assets, capital intensity rasio, sales growth dan debt to total asset terhadap tax avoidance perusahaan. Variabel independen diwakili oleh return on assets, capital intensity ratio, sales growth dan debt to total asset. Penelitian sejenis ini pernah dilakukan oleh Shella Kurniasih Surono (2012), Kurniasih dan Sari (2013), Hermawan Noor Andriyanto (2015), Rifka Siregar dan Dini Widyawati (2016), Mia Meisiska (2016), Cita Jniencia Setiani (2016) dan Siti Nur dan Vidya Vitta (2017). Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015-2017. Total pengamatan berjumlah 39 yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Effectice Tax Rate digunakan untuk mengukur tax avoidance perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Metode pengujian hipotesis menggunakan tingkat signifikansi sebesar 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on assets berpengaruh negatif signifikan terhadap tax avoidance perusahaan dengan nilai signifikansi 0,000, dan capital intensity rasio memiliki nilai signifikansi 0,031 dan debt to total asset memiliki nilai signifikansi 0,000 yang berarti berpengaruh positif signifikan terhadap tax avoidance perusahaan. Sedangkan sales growth tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak perusahaan dengan nilai signifikansi 0,570.
Copyrights © 2020