Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa pengembalian aset, rasio utang ke ekuitas, dan pertumbuhan penjualan mempengaruhi manajemen pajak. Latar belakang studi ini adalah karena aset yang memiliki biaya depresiasi, utang yang menimbulkan biaya bunga, dan penjualan yang memiliki biaya administrasi dan umum juga biaya penjualan baik berpengaruh pada upaya perusahaan untuk melakukan pengelolaan pajak. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014 2016 2016 sebanyak 13 perusahaan setelah sampel purposive dilakukan dari total 43 perusahaan dengan metode analisis regresi ganda dari program SPSS 21.0 (Program Statistik untuk Ilmu Sosial). Hasil penelitian ini sebagian menunjukkan bahwa pengembalian variabel pada aset tidak memiliki efek signifikan terhadap pengelolaan pajak. Variabel rasio utang ke ekuitas berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan pajak dengan meningkatkan jumlah utang, sehingga dapat meningkatkan rasio utang ke ekuitas sehingga biaya bunga dapat menjadi pengurangan pajak yang relatif besar. Untuk pertumbuhan penjualan memiliki efek signifikan negatif bagi manajemen pajak. Lebih jauh lagi, secara bersamaan hasilnya menunjukkan bahwa pengembalian aset, rasio utang ke ekuitas, dan pertumbuhan penjualan secara signifikan mempengaruhi manajemen pajak. Jika penggunaan pengembalian aset, rasio utang dan ekuitas, dan pertumbuhan penjualan dapat dikelola dengan baik dan efisien, maka kasus ini dapat mempengaruhi keputusan manajemen perusahaan untuk melakukan pengelolaan pajak.
Copyrights © 2020