Keterampilan dasar berbicara bahasa Inggris perlu selalu dimonitor dan ditingkatkan dari segi kualitas dan kuantitasi kepada siswa tingkat SD karena merupakan tahap dibentuknya acquisition atau pondasi berbahasa Inggris sebagai bahasa asing. Pelaksanaan pengabdian masyarakat pada artikel ini ditujukan sebagai upaya membantu memperbaiki kemampuan pelafalan alphabet dan phoneme bahasa Inggris siswa kelas 1 SDN 3 Karangharjo, kabupaten Grobogan, provinsi Jawa Tengah pada semester ganjil 2023-2024..Kegiatan dijalankan dengan dua kegiatan inti yaitu pengajaran dan latihan pelafalan alphabet dan phoneme bahasa Inggris, dan pelafalan sejumlah kosa kata sederhana bahasa Inggris dengan pengunaan ilustrasi objectnya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan adalah adanya perbaikan pada pelafalan 26 alphabet bahasa Inggris dan phoneme yang paling sering digunakan dalam percakapan, serta prakteknya dalam pengucapan kosa kata sederhana bahasa Inggris. Penulis juga menyajikan satu prtotype kegiatan sejenis yang dapat dikembangkan oleh pelaksana di masa depan. Kesimpulan utama adalah keberhasilan kegiatan pengabdian perbaikan keterampilan dasar lisan bahasa Inggris dipengaruhi oleh metode, media, instrument, dan kesesuaian program dengan level usia dan karakter siswa. Penggunaan kombinasi dua atau tiga metode dan kombinasi media disarankan digunakan untuk kegiatan pengabdian bahasa Inggris secara lisan secara tatap muka kepada siswa usia dini khususnya level SD.
Copyrights © 2024