Stroke hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah pada otak yang menyebabkan perdarahan dan penurunan kadar saturasi oksigen. Berdasarkan data World Stroke Organization (WSO) prevelensi penderita stroke hemoragik secara global berjumlah 3,409,122 jiwa di dunia, salah satu masalah keperawatan yang muncul yaitu gangguan pertukaran gas berhubungan dengan ketidakseimbangan ventilasi perfusi dan tindakan keperawatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan saturasi oksigen pada pasien stroke hemoragik yaitu dengan melakukan tindakan posisi head up 300. Metode desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel yang diambil sebanyak 2 responden, dengan stroke hemoragik yang dirawat di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Hasil setelah dilakukan penerapan posisi head up 300 selama 3 hari pasien 1 hari pertama jumlah SPO2 90% dan hari ke tiga jumlah SPO2 meningkat menjadi 99%, pada pasien 2 hari pertama jumlah SPO2 92% dan hari ke tiga jumlah SPO2 meningkat menjadi 98%. Kesimpulan penerapan posisi head up 300 dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien stroke hemoragik. Saran penerapan posisi head up 300 diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan intrvensi mandiri keperawatan untuk meningkatkan saturasi oksigen pada pasien stroke hemoragik.
Copyrights © 2024