Bintang Serasi adalah perusahaan kontraktor yang bergerak dibidang mekanikal dan elektrikal. Dalam pelaksanaan proyek, tidak ada pelaporan pada perencanaan biaya proyek, hanya menggunakan perkiraan pada quotation yang diberikan kepada client pada proyek sebelumnya, penawaran material dari supplier dan berdasarkan perkiraan pengalaman yang telah dilaksanakan oleh Project Manager. Maka hal tersebut memungkin berlebih pembiayaan proyek dari material atau kebutuhan aktivitas pada proyek yang sedang dikerjakan tanpa adanya perencanaan awal. Pendekatan Activity Based Costing ini lebih menekankan pada pengurangan biaya dengan mengeliminasi aktivitas yang menimbulkan pemborosan. Untuk itu dengan penerapan Activity Based Costing ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya. Berdasarkan permasalahan yang dipaparkan diatas peneliti menggukan metode Activity Based Costing. Namun dari perspektif manajerial, sistem Activity Based Costing menawarkan lebih dari sekedar informasi biaya produk yang akurat akan tetapi juga menyediakan informasi tentang biaya dan kinerja dari aktivitas dan sumber daya serta dapat menelusuri biaya-biaya secara akurat ke objek biaya selain produk, misalnya pelanggan dan saluran distribusi, serta alur pengerjaan yang digunakan dalam menganalisa sistem ini menggunakan metode waterfall.
Copyrights © 2021