Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi AGV sebagai penanganan material handling di lantai produksi. Pada mulanya proses material handling dilakukan secara manual dengan menggunakan operator yang mengendarai towing lalu diganti dengan menggunakan AGV. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Sistem Produksi Toyota dengan diagram Yama zumi (Loading Chart) untuk mengetahui perbaikan antara sebelum dan sesudah menerapkan sistem AGV sebagai material handling di lantai produksi. Berdasarkan hasil penelitian setelah penerapan AGV jarak tempuh menurun yang sebelumnya 320 meter menjadi 200 meter, Output per hari meningkat yang sebelumnya 1800 pcs menjadi 3600 pcs, Jumlah putaran selama satu shift meningkat yang sebelumnya 16 putaran menjadi 32 putaran dan Jumlah manpower menurun yang sebelumnya enam manpower menjadi tiga manpower.
Copyrights © 2022