Tsunami telah meninggalkan tragedi di Indonesia, salah satunya tsunami Selat Sunda pada Lampung dan Banten. Diperlukan mitigasi bencana, tetapi kurangnya sinergi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan pelaporan erupsi Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menghambat upaya mitigasi dampak tsunami Selat Sunda. Untuk meningkatkan sinergi, dirancang dasbor pra-bencana tsunami dengan tujuan memaksimalkan pengurangan risiko bencana (PRB) di Panggarangan, Lebak. Perancangan dilakukan dengan metodologi Prototype, yang dilakukan secara sistematis mulai dari analisis kebutuhan GMLS, perancangan dengan menggunakan business intelligence tool bernama Tableau, pengujian dengan kuesioner System Usability Scale, kemudian revisi hingga dasbor sesuai kebutuhan. Harapannya, rancangan dasbor dapat meningkatkan sinergi antar-stakeholders, terutama di Panggarangan, serta mendukung pengambilan keputusan baik pihak yang berkepentingan dalam perencanaan tata kota maupun mitigasi bencana.
Copyrights © 2024